Perihal Ikhlas

Setelah mengalami banyak hal yang sempat “menguji” hidup di tahun ini, saya jadi sadar begitu banyak hal yang membutuhkan kesabaran dan keikhlasan.

Setiap hari saya mencoba mengisi lembaran putih kehidupan dengan tinta hitam yang tak terlalu pekat namun juga tak terlalu buram.
Saya sadar, tidak semua tulisan bisa dinikmati orang, tidak semua tulisan bisa enak dibaca. Untuk membuatnya bisa dinikmati banyak orang, kadang saya harus merevisi setiap lembarnya, bahkan mengulangnya dari awal. Mengganti tinta, merobek kertas, sampai kadang harus merubah gaya dan bentuk tulisan. Tidak menjadi murni lagi memang, but that’s the only way to get a good writing.

Dalam proses menulis ini saya banyak belajar. Kita hidup dalam lingkungan sosial yang penuh dengan rupa egoisme. Kadang saya berpikir Continue reading

dengan sederhana

kamu tau
aku hanya ingin kamu
dengan sederhana
tanpa harus banyak bicara
tanpa harus kau tambah dengan apa-apa

cukup satu
duduk di sampingku
dan kita Continue reading

Welcome November Rain!

cakrawala pagi tampak lebih cerah hari ini
matahari tak seangkuh biasanya
mungkin karena rintik hujan yang sempat membasahi bumi 

aku pergi mengunjungi ruang jiwa
ingin melihat kotak khayal
dan memeriksa isinya

membuka lembaran baru bulan november
ditemani segelas cokelat panas..

berdiri di depan jendela kamar
sambil memandangi rintik hujan
yang mulai berjatuhan liar kemudian menderas
lalu meninggalkan Continue reading

Selamat Hari Blogger Nasional ke-2!

Tadinya gue nggak tau kalo hari ini (Senin, 27 Oktober 2008) adalah Hari Blogger Nasional ke-2.

Gue baru tau waktu dapet sms dari seorang teman yang bekerja di sebuah stasiun radio. Lalu gue menjadi penasaran dan langsung mencarinya di oom Google. Wee.. ternyata benar hari ini hari blogger nasional ke-2. Yang pertama itu tepat setahun lalu.

Kenapa tanggal 27 Oktober? Continue reading

Kelakuan Para Wakil Rakyat

Baca koran tempo pagi ini sambil menunggu keretaku datang, eh headline-nya bikin gue geleng-geleng kepala lagi sambil tersenyum dan memicikkan alis..

“Dana BI RP 68,5 Miliar Mengalir ke Jaksa”

Duh.. kayanya duit segitu dikitt banget. Kemarin kasus Al Amin Nasution, kasus Miranda Gultom, eh sekarang kasus mantan Gubernur dan Direktur Bank Indonesia.

Hmm..kayanya trend kasus suap ga akan pernah mati deh. Satu suap semua suap. Siapa bilang yang bisa latah cuma orang-orang biasa seperti kita dengan trend mode dan fashion? Para pejabat dan wakil rakyat ngak mau kalah dong 😉

Coba deh liat data yang gue copy paste dr Tempo, edisi 6 Oktober 2008 Continue reading

Memorabilia Sekolah Dasar

tak terasa satu windu telah berlalu
dua musim pun sudah bosan berganti tampaknya
menjadi saksi perjalanan kami masing-masing

aku ingin menghentikan waktu
seandainya bisa

karena celoteh dan tawa
kembali berkumpul hari ini
juga senda gurau tentang hari-hari kemarin

lucu rasanya Continue reading

Laskar Pelangi (The Movie)

“Hidup untuk memberi sebanyak-banyaknya, bukan menerima sebanyak-banyaknya..” -Pak Harfan-

Menyempatkan diri di kala sang surya tengah berjaya di bentang cakrawala. Empat orang yang penuh rasa ingin tau berjalan menuju sebuah mall di pusat kota metropolitan.

Ingin melihat sebuah drama kehidupan bocah-bocah dari Belitung yang katanya mengharukan. Dengung melodi dan music scoring yang mengiringi perjalanan alur film ini sudah sempat singgah di telinga kami seminggu terakhir ini. Ya.. membuat saya tersenyum dan lebih merasakan denyut kehidupan.

Saya memang sengaja tak ingin membaca kumpulan halamannya dahulu. Ya seperti biasa, karena sejak satu tahun lalu saya tau filmnya akan digarap oleh produser, sutradara, dan penulis handal, saya Continue reading

kertak.gertak.derak

tersentak
karena kertak
membelalak
karena gertak

tak mampu bergerak
hanya berdetak

serak berteriak
biarkan tergeletak
tanpa derak
hingga sesak merangkak
hingga merah tercetak

atau menunggu Continue reading

Berdamai dengan Kegelapan

aku menyapa, tersenyum, dan ia merasakannya. baru kali ini aku bertemu orang yang benar-benar hidup. merinding. ya sosoknya sempat membuat bulu kudukku menari.

aku tertegun sejenak menyadari kesempurnaanku. namun dalam sedetik, aku justru merasa sangat kecil. bahkan tak ada apa-apanya darinya.

tak kusia-siakan kumpulan detik yang begitu berharga. aku pun bertukar pikiran dengannya. berceloteh dan juga Continue reading

hai.maaf.tolong.terimakasih.

hey.sorry.please.thank you.

There’re four easy words to write but so hard to tell sometimes..

Entahlah.. semakin banyak yang dilakukan setiap hari, kadang manusia luput mengucapkan 4 kata di atas.

Kadang gue risih kalau dalam 1 hari tidak mengucapkan 4 kata itu, mungkin karena sudah terbiasa dari kecil. Tapi semakin bertambahnya umur, gue sadar mengucapkan 4 kata itu bukan hanya sebuah kebiasaan, tapi lebih karena apresiasi gue ke orang-orang yang gue temui setiap hari.

I think there aren’t just a short words but have magic impacts too. Can u believe this? When u saw someone on street and u said ‘hey’ with a great smile, u bring out some happiness to him/her.


Tanpa sadar kita Continue reading