Kembali ke Rumah

Hai!

Pernah bosen/males sama rumah sendiri? Saya pernah.

IMG_0451

Banyak teman yang bilang “Enak banget kerjaan lo itu ya hobi/passion lo”. Awalnya saya merasa begitu, tapi lama-kelamaan, saya justru tidak punya waktu dan menjadi malas untuk menulis di rumah saya sendiri. Rumah-rumah lain terlihat lebih menggiurkan karena saya bisa mendapatkan banyak pengalaman dan penghasilan dari sana. Tapi akhirnya saya sadar kalau rumah-rumah baru di luar sana bukan rumah saya sendiri dan tidak ada yang lebih menyenangkan dari menulis di rumah sendiri.

Lantas saya pulang? Butuh waktu dua tahun untuk bisa kembali ke rumah. Butuh waktu selama itu untuk membuat saya bisa menyadari kalau kebahagiaan kecil saya bersumber dari menulis di rumah sendiri.

Dua tahun adalah waktu yang cukup lama untuk membuat jari-jari saya kaku ketika berhadapan dengan huruf-huruf di keyboard laptop. Rasanya tidak tau mau menulis apa, padahal banyak sekali cerita dalam perjalanan-perjalanan saya. Dua tahun saya berkelana, berpetualang, dan bercerita di banyak tempat. Sulit rasanya memulai kembali, tapi ini saatnya saya untuk kembali ke rumah.

Terimakasih untuk teman-teman yang selalu memecut saya untuk kembali menulis di rumah dan tidak bosan-bosannya menyemangati. Untuk teman-teman yang pernah singgah ke rumah ini, selamat datang kembali! 😉

Advertisements

8 thoughts on “Kembali ke Rumah

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s