“Keliling Indonesia dulu baru keliling dunia”

This slideshow requires JavaScript.


sumber foto: http://aci.detik.com

Minggu lalu saya dan beberapa finalis program ACIdetik.com mengikuti proses wawancara di kantor detik.com di bilangan Warung Buncit, Jakarta Selatan. Deg-degan bercampur senang dan tegang! Dari 57.000 ribu lebih peserta yang mendaftar, saya lolos ke dalam 1000 besar dan akhirnya masuk ke dalam 500 orang yang diwawancarai langsung. Ah sudahlah jangan ditanya tentang wawancaranya. Saya sangat tidak maksimal dalam menjawab pertanyaan & meyakinkan para juri karena sedang sakit saat itu, kemungkinan lolos menjadi finalis pun rasanya kecil. Jadi, kita bahas tentang programnya saja ya! 😉

Program ini menawarkan hadiah yang sangat menarik, lebih dari menarik bahkan untuk saya & orang-orang yang hobi berpetualang di alam terbuka. Keliling Indonesia. Itu adalah cita-cita saya sejak kecil. Saya ingat sekali ikrar masa kecil “Keliling Indonesia dulu baru keliling dunia.” Mungkin sebagian orang setuju dengan saya, tetapi mungkin juga ada yang berpikir, “Kalau rejekinya keliling dunia dulu, kenapa nggak?”. Yah tentunya setiap orang punya tujuan berbeda-beda. Ada yang ingin sekedar liburan, menyalurkan hobi jalan-jalan, mengunjungi keluarga/teman, menjelajah tempat baru, melakukan penelitian, melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, studi banding, perjalanan bisnis, atau alasan apapun lainnya. Semua sah-sah saja sepertinya. 😉

Semakin bertambahnya umur, keinginan saya untuk mewujudkan ikrar itu rasanya bertambah besar. Ditambah lagi ketika bulan Mei lalu saya mendapat kesempatan liburan bersama teman-teman kantor ke Phuket, Thailand. Saya & teman-teman banyak bertukar cerita dengan orang asing tentang negara kami masing-masing. Kami pasti selalu merekomendasikan berbagai pulau & pantai yang indah di Indonesia. Ah, saya selalu merasa sangat amatir ketika harus menceritakan tentang negeri ini.  Saya jarang bisa menceritakannya dengan hati! Apa yang keluar dari mulut saya adalah hasil dari apa yang saya baca selama ini. Kala kata orang Jawa, ora greget! Karena kejadian itu juga, makin gregetanlah saya untuk mengelilingi negeri yang telah saya tempati selama lebih dari 20 tahun ini.

Rasa gregetan itu pun makin bertambah besar ketika saya membuka peti harta karun & menemukan cita-cita masa kecil “ingin membuat catatan tentang Indonesia”. Sebuah kebanggaan tersendiri kalau sampai bisa terwujud. Apalagi kalau bisa merasakan Indonesia langsung, bukan hanya karena riset, membaca, & mendengar. Saya ingin membuat catatan tentang Indonesia dalam dwi bahasa, Indonesia & Inggris. Kalau dilihat-lihat, informasi tentang Indonesia dalam bahasa Inggris masih sedikit sekali. Kalau ada pun, mayoritas informasi seputar Bali & Lombok. Alhasil, Bali pun lebih terkenal daripada negaranya sendiri. Ironis memang. Makanya semua berawal dari cita-cita. Mimpi dulu boleh dong.. Nanti kalau ada rejekinya, langsung segera diwujudkan. 😉

Kembali ke program ACIdetik.com, alasan utama saya ikut tentunya ya judul dari tulisan saya ini. Seneng deh liat webnya, banyak banget bagian Indonesia yang belum saya tau. Foto-foto daerah wisata di atas saya sadur dari webnya, siapa tau berguna buat para backpacker yang ingin menyelami Indonesia lebih dalam lagi. Yuk jangan cuma jalan-jalan! Eksplor Indonesia & belajar banyak darinya. 😀

Rute keliling Indonesia versi ACIdetik.com:
Wah bisa jadi panduan wisata nih 😉

Daerah 1

Daerah 2

Daerah 3

Daerah 4

Advertisements

11 thoughts on ““Keliling Indonesia dulu baru keliling dunia”

  1. hanan novianti

    cy.. hehehe… gak nyangka gw, lo ikutan, masuk 500 org yg diwawancara pula.. trus gmn pas wawancara.. ceritain dong. lo gak bilang2 ;p pengumumannya kapan??

    hmm.. kalo dipikir, apa sih yang bikin orang-orang indonesia kurang bangga sama kekayaan pariwisata negerinya sendiri?? (apa gue cuma mengeneralisir dan berasumsi?

    Reply
  2. Dedy Arfiansyah

    Hai luci,
    – pertama, blognya keren, hehe, gw sbnrnya pengen pake wordpress tp ga gt ngerti, dulu smpt punya domain.com tp ribet jg jd pake blogspot deh -__-

    – kedua dr segi detik.com, walaupun kt terpilih sbg finalis tp seleksinya ada sdkt kekeurangan
    a. Jmlh pndftr >57.000, statistik dr mn? Lg pula itu bias, krn tiap kandidat ada yg dftr bbrp kali, gw aja daftar 2 kali pake email yg beda
    b. Seleksi dr dftr smpe 1000 bsr krng transparan dr segi apa dinilainya, kan cm isi data diri aja toh

    – terakhir, info ttg indo udah ada semua nih di artikel ini. Terlepas dr terpilih atau tdk nantinya gw yakin lo anak indonesia yg membanggakan dan bangga akan bangsanya 🙂

    Reply
    1. dancingsoul Post author

      ian, iya juga sih, gue aja sampe sekarang masih bertanya-tanya apa kualifikasinya untuk masuk jadi 1000 dan 500 besar, gue takutnya yang kepilih jadi pemenang juga nggak jelas kriterianya apa, hanya juri & Tuhan yg tau :p

      pokoknya mah menang ga menang udah rejeki masing-masing ya, udah ada yg ngatur. menang ga menang tetep harus nyebarin hal-hal baik ttg negara kita ya, apalagi lo duta baca! kalo bukan kita, siapa lagi? 😉

      Reply
  3. temmy

    uci…selamat ya akhirnya kamu berhasil nyicil keliling Indonesia!!!
    proud of you girl..^_^
    oh iya, blog mu sungguh ciamik!

    Reply
    1. dancingsoul Post author

      temcilll, merci yaa!
      ah proud of u banget juga lah ladyrocker 😀
      ih belum kesampean liat temcil manggung.
      Link blogmu mana? nanti biar ku-list di daftar blog teman-teman 😉

      Reply

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s